Sunday, April 30, 2017

Sembuhkan Mata Dengan Sekali Tiup

Subhanallah..
Kisah ini sangat dahsyat.

Kisahnya.
Selepas salat maghrib, Rasulullah SAW berkata di hadapan para tentara Islam dan kepada para sahabat-sahabatnya.
"Esok hari aku (Rasulullah SAW) akan memberikan bendera kepada seorang yang akan diberikan kemenangan oleh Allah SWT melalui tangannya, sedang ia mencintai Allah SWT dan RasulNya.





Mendengar ucapan Rasulullah tersebut, para pasukan muslim tak dapat tidur pada malam harinya. Mereka terus menerus menerka siapa gerangan orang yang nantinya mendapat bendera dari Rasulullah SAW tersebut.


Bagi para sahabat dan tentara muslim lainnya, memperoleh sesuatu dari tangan Rasulullah SAW merupakan kesenangan yang sangat luar biasa.

Keesokan harinya, Rasulullah SAW bertanya tentang salah satu sahabatnya,
"Ke mana Ali bin Abi Thalig berada?"
"Sahabat Ali sedang mengalami sakit di kedua matanya, "jawab seorang muslim.






Mendengar jawaban tersebut, Rasulullah SAW menuju ke tempat Ali.
Dan pada saat bertemu, Rasulullah SAW langsung meniup kedua mata Ali seraya berdoa untuk kesembuhan kedua mata Ali tersebut.

Subhanallah...
Seketika itu juga kedua mata Ali sembuh total seakan tak pernah terjadi apa-apa.

Setelah Ali sembuh, kemudian Rasulullah SAW memberikan bendera yang dijanjikannya semalam kepada Ali. Peristiwa mukjizat ini disaksikan oleh banyak sahabat.

Dan kisah tersebut diriwayatkan juga oleh Imam Bukhari dalam salah satu kitabnya.

Monday, April 17, 2017

Tanpa Sadar Ikan Raksasa Memakan Kekasih Allah

Maih ingatkah dengan kisah Nabi Yunus as? Nabi Ynus as pernah melakukan kesalahan dengan khilafnya. Beliau telah berputus asa karena dakwahnya selama ini selalu saja terus menerus ditolak oleh kaumnya.

Akhirnya Allah SWT memberikan peringatanan yang nyata kepada Nabi Ynus as dengan mendatangkan seekor ikan besar. Ketika kapal nabi Yunus diterjang badai, perahu oleh dan nabi Yunus tercebur ke laut.

Bisa dikatakan pada waktu itu Nabi Yunus pergi melarikan diri bersama pengikutnya yang beriman menyeberangi lautan. Karena Sang nabi telah putus asa karena dakwahnya selalu saja dimentahkan kaumnya.

Singkat cerita, pada waktu Nabi Ynus terjebur ke laut, tubuhnya mengambang di permukaan laut. Kemudian mendekatlah seekor ikan besar dan raksasa datang dan menelan kekasih Allah SWT tersebut.

Karena si ikan berukuran super besar, kontan saja menelan tubuh manusia bukan masalah besar. Lep lep lahap tubuh Nabi Ynus ditelan bulat-bulat oleh ikan raksasa tersebut.

Setelah menelan kekasih Allah SWT, ikan raksasa tersebut meluncur ke dasar laut. Bisa dibayangkan betapa besarnya ikan ini hingga manusia saja tetap bisa leluasa bergerak seperti di dalam kamar saja.

Nabi Yunus as sangat terkejut karena mendapati dirinya telah berada di dalam perut ikan. Dalam keadaan itulah Nabi Yunus as langsung sadar dan segera bertobat.





Beliau banyak-banyak membaca tasbih.
"Laailaaha illa anta, subahaanaka inni kuntu mindzdzalimiin"

Artinya:
"Tiada Tuhan selain Engkau ya Allah Yang Maha Suci. Sesungguhnya saya termasuk orang yang menganiaya diri sendiri."

Ikan-ikan dan tumbuhan yang hidup di dasar laut mendengar tasbih Nabi Yunus as, kemudian semua makhluk laut pun berkumpul di sekitar ikan Nun sambil mengucapkan tasbih.

Sontak saja, ikan Nun kaget bukan kepalang. Ikan Nun merasa ketakutan dan baru menyadari kalau dia sebenarnya menelan manusia yang menjadi kekasih Allah SWT.

Entah berapa lama Nabi Ynus as berdiam diri di perut ikan Nun. Yang jelas, semua makhluk hidup di laut ikut bertasbih mengikuti tasbihnya Nabi Yunus as.






Akhirnya taubat Nabi Yunus diterima. Allah SWT memerintahkan ikan Nun untuk memuntahkan Nabi Yunus as di suatu tempat yang telah ditentukan.
Tubuh nabi kurus kering.

Sunday, March 5, 2017

Siapa Nama Asli Nabi Zulkifli

Nabi Zulkifli adalah salah satu nabi yang tergolong memiliki watak yang sabar serta taat bertibadah. Beliau hidup di sebuah negara yang dipimpin oleh seorang raja yang arif dan bijaksana.

Pernah suatu ketika sang raja mengumpulkan semua rakyatnya di tempat yang lapang.





Raja bertanya,
"Siapakah diantara kalian yang bisa berlaku sabar, jika siang berpuasa dan jika malam beribadah?" tanya raja.

Raja melihat kerumunan rakyatnya dan tak satupun yang sanggup menerima tantangannya. Namun tak disangka ada seorang pemuda yang berani maju ke depan dan menerima tantangan raja.


Pemuda itu berkata,
"Saya sanggup melakukan itu wahai Paduka?"

"Seberapa lama kamu bisa melakukannya?" tanya raja.
"Dengan izin Allah, saya akan melakukannya selamanya," kata pemuda itu.

Akhirnya raja mempersilahkan pemuda itu untuk mempraktekkan ucapannya tersebut.






Siapakah nama pemuda tersebut?

Dialah Basyar, yang juga disebut dengan Zulkifli, yang anrtinya sanggup.
Itulah nama asli dari Nabi Zulkifli.

Tuesday, February 7, 2017

2 Sifat Jin dan Manusia yang Paling Menjerumuskan

Nabi Adam as dahulunya pernah tinggal dan mendiami surga. Karena ada godaan dari Iblis, maka Nabi Adam dan Ibu Hawa dikeluarkan dari surganya Allah SWT.

Manusia dan jin sama-sama diperintah oleh Allah SWT agar taat menjalankan perintah Allah SWT. Beribadah kepada Tuhan dengan sebenar-benarnya.


Iblis, yang merupakan musuh manusia, selalu saja menjerumuskan manusia agar mengikuti jalan sesatnya. Pernah suatu ketika, Iblis ini menemui Nabi Nuh as.

Mereka berdialog dan tanpa sadar, Iblis mencoba memberikan bocoran tentang strategi apa yang dipakai untuk menjerumuskan manusia.





"Wahai kekasih Allah, aku menyimpan lima strategi yang dengannya aku bisa mencelakakan umat manusia. Aku akan menyebutkan padamu yang tiga, namun aku menyembunyikan yang dua darimu, "kata Iblis berterus terang.

Sesaat kemudian, Allah SWT memberi wahyu kepada Nabi Nuh as agar tidak usah mendengarkan yang tiga, tapi dengar dua saja yang lainnya.

"Wahai musuh Allah, aku tidak berminat mendengar tiga strategi yang kau katakan, tapi aku mau mendengar dua strategi yang kau sembunyikan, "jawab Nabi Nuh as.

"Baiklah wahai Nabiyullah. Aku akan berusaha membinasakan manusia dengan dua cara ini. Pertama dengan menanamkan sifat dengki dalam hati mereka. Kedua dengan cara menanamkan sifat serakah dalam jiwa mereka, "kata iblis polos.






"Kenapa Engkau memilih kedua cara itu?" tanya Nabi Nuh as.

"Karena dengki, maka aku dilaknat oleh Allah dan dijadikannya sebagai setan yang terkutuk. Karena serakah, maka Adam menghalalkan segala makanan di surga sehingga dikeluarkan. Dengan dua sifat ini, kami berdua dikeluarkan dari surga, "jawab Iblis.